j5XpcW8LPSTMXB3E43AmnBvL2r59s0Bn3s1rqebM

Light Novel Youkoso Jitsuryoku Shijou Shugi no Kyoushitsu e Bahasa Indonesia PDF

classroom elite

Baca Light Novel Classroom of Elite Indonesia PDF - ayanokouji, classroom of the elite season 2, ayanokouji kiyotaka, classroom of elite sub indo, light novel classroom of the elite bahasa indonesia, classroom of the elite s2, light novel classroom of the elite sub indo, youkoso jitsuryoku sub indo, download youkoso jitsuryoku.

Informasi

  • Judul English: Classroom of the Elite
  • Judul Jepang: ようこそ実力至上主義の教室へ
  • Tipe: Light Novel
  • Volume: 14
  • Status: Selesai
  • Author: Kinugasa Shougo
  • Ilustrator: Shunsaku Tomose
  • Genre: Drama, Psychological, Romance, School

Sinopsis

Cerita berasal di Advanced Nurturing High School, sekolah bergengsi terkenal dengan sarana canggih dimana nyaris 100% anak didik masuk universitas ataupun mencari profesi.

Para anak didik di situ mempunyai independensi buat menggunakan style rambut serta bawa benda individu yang mereka mau. Sekolah itu merupakan sekolah yang semacam kayangan, tetapi faktanya cuma anak didik yang sangat menang saja yang memperoleh perlakuan yang bagus.

Protagonis Kiyotaka Ayanokōji merupakan seseorang anak didik Kelas- D, di mana sekolah membuang anak didik“ inferior” buat melecehkan mereka. Buat alibi khusus, Kiyotaka“ abai” dalam tes masuk, serta dimasukkan ke kategori D. Sehabis berjumpa dengan Suzune Horikita serta Kikyō Kushida, 2 anak didik yang lain di kelasnya, suasana Kiyotaka mulai berganti. 

Download Light Novel Youkoso Jitsuryoku Shijou Shugi no Kyoushitsu e PDF Volume 1-11.75 [Batch] [148 MB]

   

Ulasan Youkoso Jitsuryoku Shijou Shugi no Kyoushitsu e

Nggak usah baca ulasan dibawah nggak penting soalnya, plus rancu!

Youkoso Jitsuryoku Shijou Shugi no Kyoushitsu e wallpaper

Anime yang kerap diucap Classroom of the golongan atas ataupun jika kepala karangan panjangnya Youkoso Jitsuryoku Shijou Shugi nomor Kyoushitsu e menceritakan hal sekolah yang terkenal serta dibiayai penguasa yang lulusannya dipastikan dapat memperoleh kegiatan ataupun kuliah di tempat yang mereka mau. Sekolah yang bernama koudo Ikusei ini menghasilkan kelaikan bagaikan dorong ukur para muridnya.

Sekolah ini mempunyai sistem yang dikenal S System yang hendak memperhitungkan kelaikan para anak didik serta menghasilkan nilai- nilai yang pengaruhi angka anak didik serta pasti saja kategori dimana ia terletak( memo: tidak terdapat pergantian lapisan kategori, dimana sepanjang 3 tahun anda hendak senantiasa terletak di satu kategori yang serupa dengan temanmu selanjutnya pula dengan orang tua kelasnya.)

Para anak didik pula bermukim dalam mes( astaga udah mendekati seperti Danganronpa nih), serta dilarang buat berbicara dengan bumi luar tidak hanya aktivitas sekolah. Ikatan mereka dengan keluarga pula amat dibatasi, apalagi dapat dikatakan nyaris dilarang. Buat penuhi keinginan mereka, hendak di bagikan nilai yang dapat dibelanjakan seperti duit. Seluruh keinginan sudah diadakan, sampai- sampai alat hiburan juga terdapat di area sekolah ini.

Ayanokoji, merupakan salah seseorang anak didik di sekolah itu. Ia ditempatkan di kategori D. Semacam anak muda biasanya ia mau kehidupan sekolahnya nyaman serta rukun. Ia pula berupaya buat dapat‘ terletak’ diantara sahabat sekelasnya.

Tetapi, bisa jadi itu percuma, ataupun bisa jadi pula tidak. Serta yang lebih gawatnya ia tidak hirau dengan itu. Serta dibilang anak didik kategori D merupakan kanak- kanak yang menyimpang. Memandang aksi Ayanokoji semacam itu semacam apa penyimpangannya

Ia pula kerap mempersoalkan mengenai kesetaraan, apakah orang itu sebanding. Orang menutut buat sebanding. Serta pula gimana orang dapat sebanding. Dimana mulainya kesetaraan sampai tiap- tiap orang mulai tidak sebanding.

Yang nyata pandangan semacam itu, tertanamdi kepala Ayanokoji.

Didalam perjalannya buat masuk sekolah ia berjumpa Horikita( apakah ia hendak jadi Heroine?). Wanita berbulu gelap dengan tindakan yang lumayan dingin. Nyatanya mereka selevel Horikita pula ialah anak didik kategori D, terlebih mereka berdampingan kursi. Mereka berdua terihat lumayan bersahabat dimata banyak orang dikelas.

Hingga, kehidupan sekolah mereka juga diawali. Kanak- kanak kategori D hendak hadapi prahara serta kasus. Serta sekolah hendak melihatnya gimana mereka menyelesaikannya.

Related Posts

Related Posts